beberapa cara mengurangi pemanasan global

Pembakaran bahan bakar fosil seperti gas alam, batubara, minyak dan bensin akan menaikkan tingkat karbon dioksida di atmosfer. Karbon dioksida adalah penyumbang utama efek rumah kaca dan pemanasan global. Namun anda dapat membantu untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, yang pada gilirannya mengurangi pemanasan global, dengan menggunakan energi lebih bijaksana.

GAS rumah kaca (GRK) sebenarnya muncul secara alami di lingkungan. GRK adalah gas-gas seperti CO2, N2O, CH4 yang ada di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca. Efek rumah kaca (ERK) adalah kenaikan suhu akibat pantulan panas dari bumi diperangkap oleh GRK. Dalam keadaan normal dan seimbang, ERK ini amat berguna bagi kehangatan di bumi sehingga kehidupan nyaman. Tanpa GRK dan ERK yang normal dan seimbang, temperatur rata-rata bumi akan menjadi 33 derajat Celsius lebih dingin. Akan tetapi, sekarang konsentrasi GRK menjadi lebih banyak akibat ulah manusia, seperti pembakaran bahan bakar minyak, penggundulan hutan, serta menimbun sampah sehingga berdampak terjadinya pemanasan global.

Hasil pengukuran konsentrasi CO2 di Mauna Loa.

Pemanasan global adalah peristiwa peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi akibat peningkatan jumlah emisi GRK di atmosfer. Pemanasan ini akan diikuti dengan perubahan iklim, seperti peningkatan curah hujan di beberapa belahan bumi sehingga menimbulkan bencana banjir dan longsor. Sebaliknya di belahan bumi yang lain mengalami musim kering yang berkepanjangan. Berikut adalah tindakan sederhana yang dapat anda lakukan untuk membantu mengurangi pemanasan global.

Reduce, Reuse, Recycle
Apakah anda pernah ambil bagian untuk mengurangi limbah dengan memilih produk yang dapat digunakan kembali, daripada yang sekali pakai (reuse = menggunakan kembali) . Membeli produk dengan kemasan minimal, termasuk ukuran ekonomi akan membantu untuk mengurangi limbah (reduce = mengurangi). Dan kapan pun anda bisa, daur ulang kertas, plastik, koran, gelas dan kaleng aluminium dari sampah anda (recycle = daur ulang). Dengan daur ulang setengah dari sampah rumah tangga Anda, maka Anda dapat mengurangi hingga 1,2 ton karbon dioksida (CO2) per tahun.

Mengganti Bolam Lampu
Ganti bola lampu pijar anda dengan lampu neon kompak (CFL= compact fluorescent light). Mengganti bola lampu pijar dengan CFL akan menghemat usia pakai bola lampu. CFL juga tahan 10 kali lebih lama daripada lampu pijar, menggunakan dua-pertiga energi lebih sedikit, dan melepaskan panas 70 persen lebih sedikit.

Hemat Listrik, Saklar ”Off”
Menghemat listrik dan mengurangi pemanasan global dengan mematikan lampu ketika anda meninggalkan ruangan, dan menggunakan cahaya hanya sebanyak yang anda butuhkan. Dan ingat untuk mematikan televisi, video player, stereo dan komputer saat anda tidak menggunakan mereka. Ini juga merupakan ide bagus untuk mematikan air ketika anda tidak menggunakannya. Sementara menyikat gigi, keramas atau mencuci kendaraan anda, matikan air sampai anda benar-benar membutuhkannya. Anda akan mengurangi tagihan air dan membantu untuk melestarikan sumber daya vital.

Menanam Pohon
Jika anda memiliki lahan untuk menanam pohon, mulailah menggali. Selama fotosintesis, pohon dan tanaman lain menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen. Mereka adalah bagian integral dari siklus pertukaran atmosfer alami di Bumi, tetapi terlalu sedikit jumlah pohon untuk sepenuhnya melawan peningkatan karbon dioksida yang disebabkan oleh lalu lintas mobil, industri dan kegiatan manusia lainnya. Keberadaan pepohonan berfungsi untuk menjaga keseimbangan pasokan air dan juga menjaga kualitas udara dengan menyerap polutan udara seperti CO2 yang dapat mengurangi kadar GRK. Pohon adalah pabrik oksigen bagi makhluk hidup. Satu pohon besar dapat menyumbangkan oksigen untuk dua orang, sebuah pohon tunggal akan menyerap sekitar satu ton karbon dioksida selama masa hidupnya. Akar pohon berfungsi menyerap dan menyimpan air sehingga membantu kita terhindar dari banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau. Pepohonan yang rindang dapat berfungsi sebagai AC alami karena dapat menurunkan suhu udara di sekitarnya.

Mendorong Orang Lain untuk Melestarikan
Berbagi informasi tentang daur ulang dan konservasi energi dengan teman, tetangga dan rekan kerja. Termasuk mendorong pejabat publik untuk menetapkan program dan kebijakan yang baik untuk lingkungan. Setidaknya llangkah ini akan dapat membawa ke arah mengurangi penggunaan energi.

Mengemudi dengan Cerdas
Hindari perjalanan yang panjang dan menghabiskan waktu, bila mungkin memotong jalan lakukanlah. Kurangilah aktifitas yang menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah jalan-jalan alternative yang bebas macet dan tidak mengkonsumsi energi. Bila anda menunggu, matikan mesin sebab gas buangan tetap keluar sementara bahan bahan bakar terpakai. Mobil menggunakan BBM yang sisa pembakaranya banyak menghasilkan karbondioksida,lebih baik jika perjalanan dekat kita berjalan kaki atau bersepeda saja,itu dapat mengurangi gas penyebab pemanasan global,hemat energi dan lebih sehat,kalau memaang terpaksa menggunakan kendaraan bermotor pakailah yang irit bbm dan sudah lulus standart emisi.

Gunakan Pupuk Organik
Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen, yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika anda hobi berkebun gunakanlah pupuk organik. Disamping aman, murah pula.

Langkah-langkah ini akan membawa anda jauh ke arah mengurangi penggunaan energi. Menggunakan energi kurang, berarti mengurangi ketergantungan dari bahan bakar fosil yang menciptakan gas rumah kaca dan memberikan kontribusi terhadap pemanasan global.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar