cerita tentang kenyamanan di kebodohan

Banyak yang memperhatikan ttg pemanasan global dan perubahan cuaca, tetapi hanya sebatas memperhatikan saja, mungkin tidak tahu harus berbuat apa, mungkin juga sudah tahu tetapi diam saja, mungkin juga berpikir apalah artinya saya seorang, berapa banyak orang yang hidup di bumi ini. Banyak tips yang ada untuk mengurangi pemanasan global ini, apabila ingin membantu atau berpartisipasi untuk itu, tentu akan dengan senang hati melakukannya. Tetapi mungkin karena sudah enak dan nyaman apa yang ada sekarang, so what gitu lho, cuek aja yang penting sekarang sudah nyaman buat apa lagi yang harus di pikirkan.

Tahukah anda bahwa listrik sebagian besar pembangkitnya menggunakan bahan hasil bumi, seperti minyak dan batu bara ?? berapa besar penggunaan bahan bakar itu? Tahukah anda kendaraan yang ada sekarang turut menyumbang efek rumah kaca ? memang kita sumua membutuhkan kendaraan untuk aktivitas kita, dan memang ternyata karena sudah nyaman dengan kendaraan yang di gunakan, ya itu lah yang terjadi karena nyaman, cobalah gunakan kendaraan umum, itu lebih bijaksana. “ tapi ‘kan nggak enak naik kendaraan umum, sumpek, lagi pula kita kan punya mobil, ber AC lagi”. Memang nyaman tidak lepas dari kebiasaan kita semua. Salahkah ??? tidak, iya ??? saya tidak tahu, nanti generasi penerus yang bilang kita salah atau tidak. Maaf ini bukan menghakimi anda semua.


apa kabar kawan kawan di daerah pertambangan ?? bila kita mau menentang pertambangan, kita harus lihat dulu apakah kita masih memakai produk mereka, apakah pemerintah salah memberikan ijin nya, apakah kita sayang sama lingkungan alam / hutan kita ??
penambang, yang meng exploitasi daerah sehingga merusak lingkungan kah yang salah ?
pemerintah, yang memberikan ijin kah yang salah ??
atau konsumen yang salah ??
disini kita tidak mencari siapa yang salah dan siapa yang benar. Disini kita mencari solusinya, mencari pengganti barang atau bahan yang tadinya berbasis minyak.
Apakah ada hal lain yang bisa menggantikan nya ?? entah lah, mungkin kalau pun ada, pastilah hukum ekonomi dan politik berlaku dan penentangan itu pun ada.
Saya sangat menghargai bila ada yang mencoba sesuatu demi bumi yang cerah, berbuat sesuatu seperti mencari pengganti plastic atau steroform, pengganti bahan bakar untuk kendaraan, pengganti – pengganti yang lain, karena itu semua terbuat atas dasar minyak. Kita sudah terlena dengan apa yang ada sekarang, karena sudah nyaman, tetapi itu semua karena minyak, atau hasil tambang yang lain. Ada beberapa orang yang saya kenal yang telah berusaha untuk melakukan itu tetapi ditentang dari masyarakat ada dan itulah dunia, yang cuek lebih banyak dari pada yang menentang, yang mendukung, bisa dihitung dengan jari. Karena apa ?? karena mereka sudah nyaman dengan apa yang ada sekarang, karena itu hal yang baru dan itu belum memasyarakat, dan konyolnya lagi itu tidak di dukung oleh pemerintah. Saya sangat heran perlakuan terhadap mereka yang mau membuat dunia ini lebih baik .

Tahukah anda apa yang anda hirup sehari hari ?? tahukah anda apa yang anda minum ?? tahukah anda apa yang anda makan ?? apakah itu alami ?? apakah itu tidak ada gas buangan asap kendaraan atau asap pabrik ?? apakah itu masih menggunakan botol plastic yang sekali pakai ?? apakah itu berpestisida pada makanan ?? dan masih banyak apakah. Dan saya yakin kita masih sangat nyaman akan hal itu. Sementara racun di sekitar kita bertebaran. Maaf apakah anda lihat yang lain ??


Ingat lah kawan hidup ini bukan cuma sekedarnya, masih ada generasi penerus, lihatlah pemanasan global dan perubahan cuaca sudah berlaku, alam tidak merasakan, kitalah yang merasakan akibatnya, alam bukan sebab, kitalah sebabnya. Belajarlah supaya tidak jadi budak, mengajarlah supaya kita menjadi bangsa yang pandai, ingat ilmu tidak bisa di bawa mati dan ilmu itu adalah milik Tuhan semata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar